• Kategori

  • Laman

  • RSS Coret-Coret Bahasa

    • Suatu Ketika … Agustus 30, 2011
      Kebanyakan orang tentu akan merasa akrab dengan tulisan yang dibuka dengan Suatu ketika. Tulisan yang diawali dengan frasa seperti itu akan langsung dikenali sebagai sebuah tulisan bergenre dongeng. Tentu saja tidak hanya Suatu ketika yang dapat kita temui. Variasi lainnya, misalnya Pada suatu ketika, Pada zaman dahulu kala, atau Alkisah. Saya teringat, bebe […]
      indonesiasaram
    • D’ArtBeat dan Trilogi Panggung Kehidupan Oktober 22, 2010
      Jakarta memang memberikan berbagai kesempatan. Salah satunya kesempatan menikmati kegiatan seni dan budaya. Setelah sebelumnya menikmati pagelaran wayang orang, Petroek Ngimpi yang dibawakan oleh Paguyuban Gumathok dan Wayang Orang Bharata di TIM, 26 Agustus 2010 lalu, kesempatan menikmati drama musikal pun hadir pula. Adalah D’ArtBeat yang menyajikan drama […]
      indonesiasaram
    • Apa Kabar Corat-Coret Bahasa? Oktober 17, 2010
      Begitu kira-kira pertanyaan seorang kenalan saya. Persisnya tidak begitu karena ia bertanya melalui pesan pendek. Saya hanya bisa meringis melihat pesan pendek tersebut. Praktis sejak monolog Luna Vidya, saya tak kunjung membenahi blog ini. Sekarang malah sudah memasuki pertengahan bulan Oktober, bulan yang diakui sebagai bulan bahasa dan sastra Indonesia. S […]
      indonesiasaram
    • Luna Vidya dan Monolog “Menunggu Matahari” April 29, 2010
      ”Masih gelap, selalu masih gelap. Kapan pagi datang?” Begitulah Luna Vidya mengawali monolognya di Newseum Cafe, Jakarta, 16 April 2010 lalu. Didampingi Abdi Karya, rekannya, malam itu Luna memerankan sosok Maria dari Sikhar. Dalam pembukaan tersebut, Luna menggambarkan kegalauan Maria. Galau karena tidak sempat membaluri jasad Yesus dengan rempah-rempah. Ga […]
      indonesiasaram
    • Sastra Goceng: Ditangisi atau Disyukuri? Maret 7, 2010
      Setiap kali ada pesta buku, salah satu jenis buku yang pasti saya cari ialah buku sastra. Memang saya tidak selalu menghampiri stan yang menjajakan buku-buku sastra. Namun, saya pasti melihat buku sastra apa saja yang bisa saya temukan di berbagai stan. Dalam kegiatan Kompas-Gramedia Fair yang lalu, saya cukup terpuaskan, salah satunya oleh sebuah karya […] […]
      indonesiasaram

Puisi – Untuk Pahlawanku

Untuk Pahlawanku
By : lindo “jebrok”

Kabut putih terbang mengitari sekeliling
Udara malam dingin menusuk tulang
Diam..dan sesekali menghela
Mmm..kapankah ini berakhir

Sejumput tembakau tergulung diatas kertas
Kau pilin lalu kau lekatkan di antara kedua bibirmu
Terhenyak lamunanmu mendengarkan…
Pekik serbuuu…..!!! dan MERDEKA…!!
Memecah keheningan malam kelabu..

Gelapnya malam berganti menjadi terang
Tanah-tanah berguncang dan pohon-pohon pun bertumbangan
Kabut putih mengepul dan berbau
Teriakan merdeka berbaur dengan teriakan kematian

Merah mengalir deras di tubuhmu
Hitam bayangan menggeluti jiwamu
Aku terpaku melihat sosok lemahmu
Oh…sungguh besar pengorbananmu

Degub jantungku berdetak gemuruh
Bagaikan genderang perang yang terus bertalu
Darahku mendidih memuncak
Tatkala kau teriakan MERDEKA..MERDEKA..MERDEKA..!!!

Kini semua telah lenyap
Kabut putih bergantih menjadi awan cerah
Tak kudengar lagi teriakan-teriakan merdeka dari bibirmu
Yang kulihat kini hanyalah sebongkah batu putih bersanding topi abu-abu
Sungguh besar pengorbananmu wahai pahlawanku
Akan aku bisa mengikuti jejak suci mu..??

3 Tanggapan

  1. “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menjunjung tinggi jasa para pahlawannya”

    Suatu filosofi yang tampaknya tidak ada lagi di kalangan kita sebagai generasi muda. Coba kita tanya diri kita sendiri, masih hafalkah kita akan sila-sila pancasila?

    Salam kenal juga dari kami

  2. Pahlawan.. ?
    Sepertinya hampir tak ada tempat untuk mereka di negara ini. Mereka seperti terlupaka.

    Puisi yang indah

  3. kapan terakhir aku menyebut nama pahlawanku ya??
    terimakasih para pahlawan..salam kenal ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s